Instrumen Bedah

Instrumen Bedah

Instrumen Bedah – Mungkin anda sedang bingung mengenai  instrumen bedah ini, apasih alat bedah? Apa kegunaannya? Dan apa saja instrumen dan alat bedah ? , Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang alat bedah serta kegunaanya . Alat bedah adalah seperangkat alat yang di gunakan untuk membantu dokter untuk mempermudah pelaksanaan pembedahan dan pengoperasien kepada pasien yang mengalami keadaan yang memang harus di lewati dengan cara bedah atau operasi.

Instrumen Bedah
(Ruang Bedah Operasi)

Instrumen Bedah Unit

Berikut adalah perangkat alat bedah Unit serta penjelasannya  :

Meja Operasi

Meja Operasi ini adalah meja yang di gunakan untuk tindakan operasi, meja ini dapat di ubah ukuran untuk memudahkan dokter saat pengoperasian , meja operasi ini juga dapat di atur untuk beberapa pose tergantung tipe pengoperasiannya, baik duduk, rebahan atau bahkan berdiri, meja operasi ini terdapat 2 tipe yaitu meja operasi elektrik dan manual.

Instrumen Bedah

  • Meja Operasi Elektrik, meja operasi elektrik ini adalah meja yang cara penyetingan atau pengubahannya dengan hanya menggunakan beberapa tobol saja atau dengan cara otomatis
  • Meja Operasi Manual, meja operasi manual ini adalah meja operasi yang cara penyetingannya masih bersifat manual, seperti memutar pedal untuk tinggi pendeknya meja operasi ataupun mendorong bagian tertentu untuk mengubah pose si pasien itu sendiri

Electro Surgical Unit (ESU)

Electro surgical unit , Electro Surgery Unit  atau biasa di sebut ESU ini adalah alat yang di gunakan untuk memotong bagian kulit pasien saat pembedahan , alat ini akan memotong kulit sang pasien dengan cara memisahkan dan mengeringkan jaringan sel pasien agar tidak terjadi pendarahan saat proses pemotongan kulit karena pembuluh darah yang terdapat di kulit akan segera menutup, alat ini akan mengeluarkan suatu suhu yang sangat panas demi merusak dan memutus jaringan pada kulit, alat ini menggunakan elektroda aktif yang nantinya akan tersambung oleh elektroda netral dan di tujukan langsung pada bagian kulit yang akan di bedah.

Mesin Anestesi

Mesin Anestesi adalah mesin yang berfungsi sebagai pengubah zat pada obat dan menyalurkannya pada pasien, biasanya obat yang di masukan ke dalam mesin anestesi adalah obat jenis cair, Obat ini yang nantinya akan di ubah menjadi uap dan di berikan kepada pasien, Mesin ini juga dapat memberikan takaran atau dosis obat kepada pasien serta membuang gas yang ada pada tubuh pasien, mesin anestesi ini termasuk mesin yang sangat penting untuk proses pembedahan, mungkin jika tidak ada mesin bius atau anestesi ini, orang akan merasakan sakit saat pembedahan.

Defibrillator

Defibrillator adalah alat yang akan mengejutkan jantung pasien dengan cara menghantarkan arus listrik bertegangan tinggi  kepada pasien , alat ini di gunakan jika suatu saat keadaan jantung pasien melemah dan kekurangan puls atau detak jantung , defibrillator ini juga penting agar pasien tidak kehilangan detak jantung yang nantinya akan berakibat kematian, bukan hanya saat pengoperasian atau pembedahan , kini defibrillator juga tersedia di tempat umum dalam bentuk (AED).

Patient Monitor

Patient Monitor adalah alat yang di gunakan untuk melihat daya hidup seseorang, baik dari tekanan darah, detak jantung , kadar oksigen dalam  darah, tensi darah dan lainnya, patient monitor akan menampilkan keadaan pasien dalam bentuk diagram yang terus bergerak mengikuti daya kerja tubuh sang pasien,

Lampu Operasi

Lampu Operasi ini di gunakan untuk menyinari pasien pada saat operasi demi membantu para dokter untuk melakukan tindakan operasi atau bedah, lampu Operasi ini sudah di design khusus agar terpaku hanya pada satu titik dan telah di set agar tidak terjadi bayangan saat kepala dokter menghalangi lampu operasi, Lampu Operasi ini banyak memiliki tipe seperti LED dan Bulp (Bohlamp)

Instrumen Bedah

Ventilator ICU

Ventilator ini di gunakan untuk mengganti seluruh system pernafasan pasien saat menjalani tindakan operasi atau pembedahan, pada saat pembedahan , mungkin saja ada cairan atau darah yang masuk kedalam system dan rongga pernafasan, maka alat ini di gunakan dengan cara menggunakan masker udara ataupun memasukan selang udara kedalam system pernafasan pasien, ventilator ini akan menghasilkan suatu aliran gas layaknya pernafashan normal yang di lakukan manusia, ventilator ini juga dapat mengeluarkan gas yang tidak terpakai saat proses pembiusan, alat ini juga termasuk alat yang sangat penting , agar pasien tetap bisa bernafas dan tetap hidup.

Suction Pump

Suction Pump ini di gunakan untuk mengambil dan menghisap cairan pasca operasi , ataupun darah yang keluar saat Operasi, alat ini juga dapat menarik keluar cairan yang masuk ke dalam rongga tubuh yang sulit di jangkau, alat ini yang nantinya akan di gunakan untuk finishing saat terjadi operasi, jika cairan atau darah yang ada di luar jaringan tubuh belum di hisap, maka cairan tersebut akan mengendap di tubuh dan membeku, hal ini akan menjadi masalah untuk pasien. Alat ini di gunakan dengan cara mendekatkan selang kepada cairan yang akan di hisap dan alat ini akan segera menghisap cairan tersebut.

Instrumen Bedah Minor

Instrumen bedah minor – di atas saya telah membahas tentang alat operasi unit atau alat operasi yang berbentuk unit dan besar, kini saya akan membahas tentang alat bedah yang berukuran kecil, berikut adalah instrumen bedah minor :

Instrumen Bedah

Sarung Tangan Karet

Sarung tangan karet ini di gunakan dokter agar dokter tidak terkena darah saat pengoperasian dan agar tetap steril saat melakukan pembedahan agar tidak terjadi infeksi

Pinset

Pinset ini di gunakan untuk menarik benang saat proses penjaitan ataupun di gunakan untuk menyentuh bagian lain yang tidak bisa dan tidak boleh di lakukan dengan tangan kosong

Pisau Bedah

Pisau bedah memiliki beberapa ukuran tergantung kebutuhannya, pisau ini di gunakan untuk memotong bagian yang mudah di potong dan tidak membutuhkan ESU. Pisau ini biasanya di gunakan untuk memotong lemak dan slaput pada tubuh

Benang Operasi (CATGUT)

Benang operasi ini di gunakan untuk menjait bagian tubuh yang terbuka, benang ini di design khusus agar dapat menyatu dengan sel tubuh dan tidak menganggu pemulihan sel atau jaringan kulit pasca operasi

Jarum Bedah

Jarum bedah ini terdapat 2 macam , yaitu jarum bedah berbentuk bengkok dan lurus, jarum ini di gunakan tergantung dengan kebutuhannya.

Nad Holder

Nad holder adalah alat yang berbentuk seperti gunting tapi di gunakan untuk menahan benang dan juga dapat di gunakan sebagai penyimpul benang

Gunting Bedah

Gunting bedah ini memiliki beberapa tipe serta fungsinya masing masing, berikut adalah tipenya

  • Gunting Diseksi gunting ini biasanya berbentuk runcing pada ujungnya
  • Gunting untuk memotong benang, gunting ini memiliki dua tipe yaitu bengkok dan lurus, tetapi penggunaannya sama – sama untuk memotong benang
  • Gunting pembalut , gunting yang di gunakan untuk memotong pembalut atau verban

Retraktor

Retraktor adalah alat yang di gunakan untuk menahan luka sayatan agar tetap terbuka dan memudahkan proses pembedahan

Wound Curet

Wound curet di gunakan untuk mengeruk darah yang mengental ataupun luka kotor.

 

Alat yang telah di gunakan nantinya akan di sterilisasikan dan kemudian di gunakan lagi, atau untuk alat disposable (sekali pakai) alat tersebut akan di bersihkan dan kemudian di buang atau di leburkan

Pembaca, kita sudah sampai di pengujung artikel, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda , nantikan artikel selanjutnya , salam sehat dan sampai jumpa.

Comments (2)
  1. irawan says:

    Yth, Bapak Pimpinan
    bersama ini saya dari SPI RSUP Dr. M. Djamil Padang
    minta untuk penawaran alat bedah jantung, yang akan di adakan di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2019
    1. Instrumen Katup 1 set
    2. Instrumen Basic Anak 1 Set
    Uraian peralatan kami kirimkan
    mohon untuk di buat penawaran

    1. JD says:

      Baik bapak, akan segera kami tindak lanjuti. Mohon maaf atas keterlambatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jualdefibrillator.com